• Jln. Lintas Laskar 45 Danger Kec. Masbagik Kab. Lombok Timur
  • 087849524063
  • desadangergemilang@gmail.com
INFO
  • Selamat Datang Di Website Resmi Desa Danger, Semoga Dengan Adanya Website Ini Mampu Meningkatkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Serta Kegiatan Operasional Pemerintahan Desa Guna Menuju Desa Danger Yang Gemilang

Sejarah Desa

02 Januari 2020 Akbar Dibaca 694 Kali

Danger dikenal sejak zaman penjajahan, khususnya ketika Lomok Timur dibebaskan dari penduduk Bangsa Belanda dan Bangsa Jepang. Kata Danger sendiri mengandung 2 penafsiran antara Bangsa yang menjajah (Belanda) dan penduduk ali (Suku Sasak) yaitu :

  1. Penjajah menyebut "DANGER" berarti "Bahaya", karena mereka tidak berani masuk ke Lombok  Timur melalui jalan Negara yang ada sekarang, yang pejuang kita menyebutnya Kute Barat dan gerbang di utara yang mereka sebut sebagai Kute Daye. Jalur Danger merupakan momok bagi penjajahan karna disinilah markas BANTENG HITAM (Para Pejuang Sasak) yang dibuktikan dengan adanya monument perjuangan  Banteng Hitam yang dibangun di halaman Masjid "Nurul Jihad" Danger Selatan sebagai markas perundingan mereka dalam menyusun kekuatan melawan penjajah. Karena ketakutan penjajah itulah nama Danger akhirnya dijadikan nama pemukiman yang dikenal diluar kampung-kampung lain, yang ada akhirnya sekitar 1962 terjadilah pemekaran Desa Masbagik Utara menjadi 2 Desa yaitu Desa Masbagik Utara dan Desa Danger yang di ambil dari nama perkampungan yang sangat dianggap berbahaya oleh penjajah.
  2. Suku Sasak menafsirkan kata "Danger" berarti Dengar yang karna logat bahasa dan ejaanya dalam bahasa sasak berarti Rentong yang identik dengan "Kesiap Siagaan" mereka saat itu dalam mengantisipasi gejolak yang akan timbul. Kata Rentong bermakna sekecil apapun suara atau informasi yang ada pasti pasukan Banteng Hitam (Laskar Jihad) medeteksinya yang mereka buktikan dengan berhasilnya perlawanan mereka mengusir penjajah dari Lombok Timur (Kota Selong). Dua perbedaan penafsiran tersebut itulah yang menganugerahkan nama Kampung Danger yang sekaligus dijadikan nama pusat pemerintahan Desa Danger yang merupakan pemekaran dari Desa Masbagik Utara pada Tahun 1962. Selanjutnya dapat dipaparkan nama-nama Kepala Desa yang pernah memimpin Desa Danger sejak berdirinya tahun 1962 sampai sekarang yaitu :

         1. AMAQ JAAH                                        : Memimpin dari tahun 1962 s/d 1967

         2. AHMAD RIFA'I                                    : Memimpin dari Tahun 1967 s/d 1976

         3. AMAQ JAAH                                        : Memimpin dari Tahun 1976 s/d 1978

          4. AHMAD RIFA'I                                   : Memimpin dari Tahun 1978 s/d 1996

         5. MIFTAHUL HADI, SH                      : Memimpin dari Tahun 1997 s/d 2011

         6. MUHIDDIN, SHI                                 :  Memimpin dari Tahun 2011 s/d 2017

         7. KASPUL HADI                                     : Memimpin dari Tahun 2018 s/d 2024

Nama-nama Veteran Desa Danger (Laskar Banteng Hitam) yang merupakan para pejuang kemerdekaan yang turut membebaskan Lombok Timur dari para penjajah sebagai berikut :

         1. TGH. MAHSUN

         2. H. MISBAH

         3. H. PAHRUDIN

          4. H. MASRI

          5. H. SAPOAN

          6. H. SAHRUDIN

          7. AMAQ NURSAM

          8. AMAQ MASIRAH

          9. AMAQ RAT

       10. MAHASIUN

Demikian secara garis besar timbulnya sebuah nama Desa yang sampai sekarang kita kenal sebagai suabah Desa yang banyak melahirkan Veteran-Veteran kemerdekaan khususnya di Lombok Timur yang senantiasa sebagai Jalur Napak Tilas (Jalur Perjuangan Rakyat Sasak Merebut Kota Selong).

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar